Dalam tulisan kali ini, saya akan membahas tuntas mengenai seleksi masuk pegawai PT PLN (Persero), oh ya saya sendiri sudah beberapa kali mengikuti seleksi di PT PLN (Persero) ini dan setiap tahapan tes nya selalu sama, materi tesnya juga gak jauh berbeda dari tes yang sebelumnya. Kebetulan dalam beberapa kali tes itu saya selalu mengambil posisi Assistant Engineer for Distribution (ED), sehingga saya tau betul materi tesnya seperti apa. Baiklah langsung saja saya uraikan tahapan tes di PT PLN (Persero).

Tahapan Tes/Seleksi Masuk Pegawai PT PLN (Persero)

  1. Seleksi Admnistrasi
  2. Tes GAT
  3. Tes Akademis dan Bahasa Inggris
  4. Tes Psikologi dan Diskusi Kelompok
  5. Tes Kesehatan
    • Tes pemeriksaan Fisik
    • Tes Penunjang (Laboratorium)
  1. Tes Wawancara
  2. Diklat dan On The Job Training

Mungkin akan ada sedikit perbedaan tergantung di daerah mana anda menjalani seleksi tersebut, nah saya waktu itu menjalani seleksi di Sumatera dimana proses perekrutannya waktu itu dalam bentuk kerjasama dengan salah satu PTN di Sumatera. Dan posisi yang saya pilih adalah Asisten Engineer di bidang Distribusi (ED).

Baiklah berikut akan saya uraikan lebih detail setiap tahapan tesnya.

1. Seleksi Administrasi

Seleksi ini merupakan seleksi kelengkapan berkas yang dipersyaratkan bersama pengumuman lowongan tersebut. Namanya juga persyaratan, maka harus sesuai dengan yang diminta oleh panitia rekrutmen.

2. Tes GAT

GAT (General Aptitude Test) adalah tes kecakapan/kelayakan yang lebih umum dikenal denga sebutan Psikotes. Pada bagian ini ada kurang lebih Sembilan jenis tes yang diujikan yaitu:

  • Tes hubungan makna (20 soal, 6 menit)

Contohnya seperti ini:

Hutan : Kayu = Dinding : ….

Pilihan jawaban: a. batu bata, b. cat, c. tembok, d. dinding

Rokok : Asbak = Air : ….

Pilihan jawaban: a. ember, b. sumur, c. selokan, d. danau

  • Tes penalaran makna (20 soal, 6 menit)

Tes ini meliputi lawan kata, sinonim, dan pengetahuan umum

  • Tes perbedaan makna (40 soal, 6 menit)

Pada tes ini kita disuruh memilih satu kata yang artinya berbeda dari kata-kata yang lain.

Contoh:

a. meja, b. kursi, c. bangku, d. kuda, e. kaki meja

contoh yang lain:

a. jembatan, b. perkawinan, c. jarak, d. masyarakat

  • Tes barisan dan deret bilangan (20 soal, 8 menit)

Contoh: 2, 4, 6, 8, ?

Pada pilihan jawaban: a. 10, b. 9, c. 12, d. 11

  • Tes soal cerita matematika (20 soal, 8 menit)

Contoh:

Sebuah pekerjaan dapat diselesaikan oleh 7 orang dalam 2 hari, berapa orang yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dalam waktu setengah hari?

  • Tes deret gambar (20 soal, 10 menit)

Pada bagian ini, berbagai jenis tes gambar akan diujikan seperti deret gambar, konsistensi logis, gambar yang dipotong-potong, dan sebagainya.

  • Tes kubus (20 soal, 10 menit)

Tes ini menguji daya imajinasi kita, ketika kubus harus diputar atau dibolak balik beberapa kali.

  • Tes essay hyponim

Contoh:

Flamboyant – Dahlia = Bunga

Gula – Intan = ….

Bawah – Atas = ….

Awal – Akhir = ….

  • Tes memory atau hafalan

Pada bagian ini kita disuruh menghafalkan 5 item yang masing-masing mempunyai 5 sub-item (totalnya menjadi 25 item yang huruf awalnya berbeda). Waktu untuk menghafal hanya 3 menit, setelah itu  teks yang terdiri dari 25 itu ditutup dan kita disuruh mengerjakan soal.

Tips pada tes ini adalah, kita hafalkan ke-25 kata/benda tersebut dengan memperhatikan huuruf awalnya, Karena yang ditanyakan di soal adalah huruf awal tersebut.

3. Tes Akademis dan Bahasa Inggris

Karena posisi yang saya lamar adalah posisi ED (Asisten Engineer Distribusi), maka tes akademis yang saya bagikan disini mungkin berbeda dengan tes akademis untuk posisi lainnya tapi bisa juga dijadikan sebagai acuan. Jika ingin melihat contoh soal tes akademisnya silahkan didownload di sini.

Nah, untuk tes bahasa inggrisnya sama persis seperti TOEFL. Untuk itu dengan mempelajari TOEFL dari buku atau pun lembaga kursus akan sangat membantu dalam tahapan tes ini. Sayangnya tidak disebutkan nilai TOEFL minimal dalam proses rekrutmen PT PLN (Persero).

4. Tes Psikologi dan Diskusi Kelompok

Dalam tes psikologi yang ini, panitia ingin mengetahui lebih dalam tentang kepribadian para peserta tes. Pada tes ini peserta tes akan disuruh mengerjakan tes kepribadian, menggambar orang, menggambar pohon, melanjutkan gambar (warteg test). Pada bagian ini juga akan diujikan Pauli Test yaitu tes menjumlahkan angka-angka sebanyak-banyaknya selama satu jam.

Pada tes diskusi kelompok, peserta tes akan diberikan suatu persoalan untuk didiskusikan 6-10 orang dalam waktu 30 – 45 menit, selama diskusi berlangsung, panitia akan melakukan penilaian terhadap masing-masing peserta tes. Tipsnya adalah jangan menjatuhkan peserta lain, bersikaplah sportif, dan jangan terlalu diam, jangan juga terlalu aktif, komunikasi persuasif diperlukan dalam diskusi ini.

5. Tes Kesehatan

Nah jika sudah sampai ke tes kesehatan, itu berarti faktor-faktor yang akan menyebabkan kegagalan semakin berkurang. Biasanya jangka waktu antara tes psikologi/diskusi kelompok degan tes kesehatan cukup lama, maka disinilah saatnya memanfaatkan waktu untuk pola hidup sehat dengan olahraga teratur, istirahat yang cukup, makan teratur, dan sebagainya. Masalahnya pada tes kesehatan ini akan banyak yang gugur karena yang diperiksa itu sangat detail. Mulai dari pemeriksaan kecacatan fisik, kolesterol, gula darah asam urat, dan diabetes. so, jangan lupakan pola hidup sehat!

6. Tes Wawancara

Selamat anda sudah berhasil sampai pada tes wawancara. Berarti anda sudah semakin dekat dengan impian anda. Pada tes kali ini panitia rekrutmen ingin menggali potensi diri dan kepribadian calon karyawan mulai dari latar belakang keluarga, kepribadian, pengalaman kerja bagi yang sudah bekerja sebelumnya, dan sebagainya. Intinya pada tes ini adalah bagaimana calon karyawan bisa “menjual diri” mereka sebaik mungkin sebagaimana tes wawancara pada umumnya. Dengan banyak latihan dan bertanya kepada yang sudah berpengalaman tentunya akan sangat membantu untuk melewati tahapan tes ini.

7. Diklat dan OJT

Diklat dan On the Job Training termasuk juga dalam tahapan seleksi karena disinilah para calon karyawan akan dinilai kinerjanya. Biasanya diklat dilaksanakan selama 3 bulan, sedangkan OJT selama 9 bulan, sehingga total waktnya adalah 12 bulan atau satu tahun. Setelah satu tahun menjalani diklat dan OJT dan dinyatakan layak menjadi pegawai PT PLN (Persero), maka anda akan menereima SK atau surat pengangkatan menjadi pegawai PT PLN (Persero). Selamat bagi anda-anda yang lulus jadi pegawai PT PLN (Persero), penulis berharap setiap orang yang membaca tulisan ini, lulus menjadi pegawai PT PLN (Persero). Dan jika ada yang berniat membagikan tulisan ini, sangat diharapkan tetap mencantumkan sumber tulisan ini. Semoga tulisan ini bisa membantu.

TERIMAKASIH

About these ads