Tag Archive: ojt pln


OJT PLN Berbasis Proyek

Setelah menulis tentang masa-masa awal ojt dipostingan diklat prajabatan, sekarang saya mencoba berbagi tentang OJT berbasis proyek yang telah selesai kami laksanakan.

Setelah selesai program pembidangan di udiklat, tiba saatnya untuk melaksanakan ojt berasis proyek, di daerah-daerah yang sudah ditentukan oleh PT PLN.

Adapun tahapan OJT berbasis proyek itu adalah sebagai berikut:

  1. Pembukaan dan pembekalan I OJT berbasis proyek
  2. Evaluasi I dan pembekalan II OJT berbasis proyek
  3. Evaluasi II (Akhir) OJT berbasis proyek dan Penutupan Program OJT serta Olimpiade Sains dan Teknologi.

Keseluruhan tahapan program ini harus diselesaikan selama 69 Hari Kerja (HK), jadi semua program tersebut sudah terprogram dengan baik.

Sedikit ulasan mengenai kegiatan tiap-tiap tahapan diatas:

1. Pembukaan dan pembekalan I OJT berbasis proyek.

Kegiatan ini merupakan awal dari program OJT berbasis royek, yang dilaksanakan di daerah-daerah tertentu (sudah ditentukan oleh pusdiklat). Kegiatan ini segera dilaksanakan setelah program pembidangan di Udiklat dinyatakan selesai, jadi mantee akan diantarkan langsung oleh perwakilan udiklat ke lokasi OJT berbasis proyek. Setelah melaksanakan pembukaan program OJT berbasis proyek, dilanjutkan dengan pembekalan I, maka masing-masing mantee akan disebar ke beberapa unit/cabang/area dalam bentuk kelompok-kelompok yang lebih kecil. Jadi dari sejumlah mantee yang berada di satu wilayah OJT Proyek, akan dibagi menjadi beberapa kelompok dan disebar ke unit-unit PLN yang ada di wilayah OJT Proyek tersebut. Setelah itu, masing-masing kelompok akan diwajibkan mengerjakan sebuah atau lebih proyek di tempat OJT nya masing-masing. Di tempat OJT ini masing-masing kelompok mantee akan dibimbing oleh mentor selama pengerjaan proyek. Proyek itu sendiri bisa dibuat berdasarkan ide(permintan) mantee atau berasal dari mentor (tempat OJT), tergantung situasi dan kondisi di tempat OJT tersebut.

Kegiatan pembekalan I ini juga meliputi pemetaan karakter masing-masing mantee (Psikotes lengkap), tes kompetensi, dan kerjasama tim.

2. Evaluasi I dan pembekalan II OJT berbasis proyek

Nah, setelah beberapa minggu (biasanya pertengahan masa OJT Proyek), akan ada evaluasi I dan Pembekalan II. Karena OJT adalah proses belajar, maka tentu saja ada evaluasi untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan mantee mengenai proses bisnis PLN, Kompetensi sesuai bidang masing-masing, dan yang terpenting adalah progress proyek masing-masing kelompok.

Dalam pembekalan II ini akan dijelaskan secara lebih detail mengenai pertanyaan-pertanyaan mantee selama menjalani masa OJT, karena tentu saja setelah menjlani kegiatan OJT tersebut akan muncul berbagai pertanyaan terkain dengan bentuk laporan proyek, sistem penilaian, prosedur pembuatan proyek dan lain sebagainya. Yang tak kalah penting dalam kegiatan in adalah pembekalan mengenai olimpiade sains dan teknologi yang akan dilombakan pada akhir masa OJT proyek. tentang evaluasi I ini jangan terlalu tegang lah, 😀 loh kenapa? iya, karena evaluasi I ini hanya betujuan untuk mengetahui progress proyek, belum evaluasi akhir. Artinya jika ada proyek yang terlambat, masih ada waktu untuk memperbaikinya sebelum evaluasi akhir nanti. 🙂

3. Evaluasi II (Akhir) OJT berbasis proyek dan Penutupan Program OJT serta Olimpiade Sains dan Teknologi.

Well, dasar saya menulis postinganini sebenarnya ingin membagikan rangkaian kegiatan akhir ini, akan tetapi alangkah baiknya jika saia uraikan mulai dari awal. 🙂

Kegiatan ketiga ini berlangsung selama tiga hari, dan semuanya berisi kegiatan evaluasi, (tidak ada pembekalan lagi):-D alias FINAL!. Tapi tenang, nggak sesulit yang ada dalam pikiran kita sebelumnya kok :-). Hari pertama kegiatan ini adalah evaluasi mengenai pedoman perilaku, uji kompetensi dan pemetaan karakter. evaluasi ini bertujuan mengetahui perkembangan mantee selama mengikuti OJT, alias membandingkan hasil evaluasi sebelum melaksanakan OJT dengan sesudah melaksanakan OJT.

Hari kedua adalah inti dari kegiata ini, karena disini proyek masing-masing kelompok akan dievaluasi oleh expert sesuai bidangnya masing-masing. Biasanya masing-masing kelompok akan diuji oleh 3-4 orang penguji, dan waktu yang dialokaskan per kelompok biasanya 1 jam. Kunci suksessnya tetap tenang dan jangan grogi, karena salah itu adalah manusiwi apalagi bagi mantee yang masih hitunga bulan bergabung dengan PLN. 😀

Hari ketiga merupakan hari yang ditunggu-tunggu. lho, bukannya masih evaluasi? Yep, benar! masih dalam tahap evaluasi, akan tetapi setidaknya sudah melewat tahappaling gentingnya yaitu evaluasi proyek. Kegiatan hari ketiga ini merupakan olimpiade sains dan teknologi yang dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi para pemenang, sekaligus pemberangkatan ke medan perang. 😀

Oimpiade sain dan teknologi ini sebenarnya kegiatan terpisah dari OJT, sehingga tidak mempengaruhi kelulusan OJT, karena olimpiade ini bertujuan untuk mengetahui ide-ide kreatif dari masing-masing mantee, so yang punya ide paling kreatif dengan penyajian menarik tentu saja berpeluang besar memenangkan olimpiade ini. Karena berbentuk olimpiade, maka para pemenang masing-masing bidang akan mendapatkan hadiah dari panitia, dan kemungkinan akan diundang presentasi di depan top management atau jalan-jalan ke lokasi-lokasi OJT angkatan selanjutnya. #duh, asyiknya jadi pemenang 😀

Setelah semua kegiatan terlaksana, akhirnya tiba juga saatnya penutupan program, yah… saat perpisahan dengan teman-teman seperjuangan, teman-teman satu kelompok, dan teman-teman satu angkatan, karena masing-masing mantee akan disebar ke berbagai daerah/penempatan masing-masing. Sedih bercampur bahagia karena liburan sudah menanti didepan mata.:-D Begitu sedihnya sampai saya juga harus mengakhiri tulisan saya ini, karena saya tidak kuat lagi mengingat semuanya itu. Terlebih lagi karena saya sudah kehabisan kata-kata untuk dituliskan di mari, heheheh

Baiklah, semoga apapun isi tulisan ini bisa bermanfaat bagi pembaca yang budiman, 🙂 tunggu postingan saya selanjutnya yah,,,, Trims atas waktunya baca tulisan ini. 🙂

Tes PT PLN

Dalam tulisan kali ini, saya akan membahas tuntas mengenai seleksi masuk pegawai PT PLN (Persero), oh ya saya sendiri sudah beberapa kali mengikuti seleksi di PT PLN (Persero) ini dan setiap tahapan tes nya selalu sama, materi tesnya juga gak jauh berbeda dari tes yang sebelumnya. Kebetulan dalam beberapa kali tes itu saya selalu mengambil posisi Assistant Engineer for Distribution (ED), sehingga saya tau betul materi tesnya seperti apa. Baiklah langsung saja saya uraikan tahapan tes di PT PLN (Persero).

Tahapan Tes/Seleksi Masuk Pegawai PT PLN (Persero)

  1. Seleksi Admnistrasi
  2. Tes GAT
  3. Tes Akademis dan Bahasa Inggris
  4. Tes Psikologi dan Diskusi Kelompok
  5. Tes Kesehatan
    • Tes pemeriksaan Fisik
    • Tes Penunjang (Laboratorium)
  1. Tes Wawancara
  2. Diklat dan On The Job Training

Mungkin akan ada sedikit perbedaan tergantung di daerah mana anda menjalani seleksi tersebut, nah saya waktu itu menjalani seleksi di Sumatera dimana proses perekrutannya waktu itu dalam bentuk kerjasama dengan salah satu PTN di Sumatera. Dan posisi yang saya pilih adalah Asisten Engineer di bidang Distribusi (ED).

Baiklah berikut akan saya uraikan lebih detail setiap tahapan tesnya.

1. Seleksi Administrasi

Seleksi ini merupakan seleksi kelengkapan berkas yang dipersyaratkan bersama pengumuman lowongan tersebut. Namanya juga persyaratan, maka harus sesuai dengan yang diminta oleh panitia rekrutmen.

2. Tes GAT

GAT (General Aptitude Test) adalah tes kecakapan/kelayakan yang lebih umum dikenal denga sebutan Psikotes. Pada bagian ini ada kurang lebih Sembilan jenis tes yang diujikan yaitu:

  • Tes hubungan makna (20 soal, 6 menit)

Contohnya seperti ini:

Hutan : Kayu = Dinding : ….

Pilihan jawaban: a. batu bata, b. cat, c. tembok, d. dinding

Rokok : Asbak = Air : ….

Pilihan jawaban: a. ember, b. sumur, c. selokan, d. danau

  • Tes penalaran makna (20 soal, 6 menit)

Tes ini meliputi lawan kata, sinonim, dan pengetahuan umum

  • Tes perbedaan makna (40 soal, 6 menit)

Pada tes ini kita disuruh memilih satu kata yang artinya berbeda dari kata-kata yang lain.

Contoh:

a. meja, b. kursi, c. bangku, d. kuda, e. kaki meja

contoh yang lain:

a. jembatan, b. perkawinan, c. jarak, d. masyarakat

  • Tes barisan dan deret bilangan (20 soal, 8 menit)

Contoh: 2, 4, 6, 8, ?

Pada pilihan jawaban: a. 10, b. 9, c. 12, d. 11

  • Tes soal cerita matematika (20 soal, 8 menit)

Contoh:

Sebuah pekerjaan dapat diselesaikan oleh 7 orang dalam 2 hari, berapa orang yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dalam waktu setengah hari?

  • Tes deret gambar (20 soal, 10 menit)

Pada bagian ini, berbagai jenis tes gambar akan diujikan seperti deret gambar, konsistensi logis, gambar yang dipotong-potong, dan sebagainya.

  • Tes kubus (20 soal, 10 menit)

Tes ini menguji daya imajinasi kita, ketika kubus harus diputar atau dibolak balik beberapa kali.

  • Tes essay hyponim

Contoh:

Flamboyant – Dahlia = Bunga

Gula – Intan = ….

Bawah – Atas = ….

Awal – Akhir = ….

  • Tes memory atau hafalan

Pada bagian ini kita disuruh menghafalkan 5 item yang masing-masing mempunyai 5 sub-item (totalnya menjadi 25 item yang huruf awalnya berbeda). Waktu untuk menghafal hanya 3 menit, setelah itu  teks yang terdiri dari 25 itu ditutup dan kita disuruh mengerjakan soal.

Tips pada tes ini adalah, kita hafalkan ke-25 kata/benda tersebut dengan memperhatikan huuruf awalnya, Karena yang ditanyakan di soal adalah huruf awal tersebut.

3. Tes Akademis dan Bahasa Inggris

Karena posisi yang saya lamar adalah posisi ED (Asisten Engineer Distribusi), maka tes akademis yang saya bagikan disini mungkin berbeda dengan tes akademis untuk posisi lainnya tapi bisa juga dijadikan sebagai acuan. Jika ingin melihat contoh soal tes akademisnya silahkan didownload di sini.

Nah, untuk tes bahasa inggrisnya sama persis seperti TOEFL. Untuk itu dengan mempelajari TOEFL dari buku atau pun lembaga kursus akan sangat membantu dalam tahapan tes ini. Sayangnya tidak disebutkan nilai TOEFL minimal dalam proses rekrutmen PT PLN (Persero).

4. Tes Psikologi dan Diskusi Kelompok

Dalam tes psikologi yang ini, panitia ingin mengetahui lebih dalam tentang kepribadian para peserta tes. Pada tes ini peserta tes akan disuruh mengerjakan tes kepribadian, menggambar orang, menggambar pohon, melanjutkan gambar (warteg test). Pada bagian ini juga akan diujikan Pauli Test yaitu tes menjumlahkan angka-angka sebanyak-banyaknya selama satu jam.

Pada tes diskusi kelompok, peserta tes akan diberikan suatu persoalan untuk didiskusikan 6-10 orang dalam waktu 30 – 45 menit, selama diskusi berlangsung, panitia akan melakukan penilaian terhadap masing-masing peserta tes. Tipsnya adalah jangan menjatuhkan peserta lain, bersikaplah sportif, dan jangan terlalu diam, jangan juga terlalu aktif, komunikasi persuasif diperlukan dalam diskusi ini.

5. Tes Kesehatan

Nah jika sudah sampai ke tes kesehatan, itu berarti faktor-faktor yang akan menyebabkan kegagalan semakin berkurang. Biasanya jangka waktu antara tes psikologi/diskusi kelompok degan tes kesehatan cukup lama, maka disinilah saatnya memanfaatkan waktu untuk pola hidup sehat dengan olahraga teratur, istirahat yang cukup, makan teratur, dan sebagainya. Masalahnya pada tes kesehatan ini akan banyak yang gugur karena yang diperiksa itu sangat detail. Mulai dari pemeriksaan kecacatan fisik, kolesterol, gula darah asam urat, dan diabetes. so, jangan lupakan pola hidup sehat!

6. Tes Wawancara

Selamat anda sudah berhasil sampai pada tes wawancara. Berarti anda sudah semakin dekat dengan impian anda. Pada tes kali ini panitia rekrutmen ingin menggali potensi diri dan kepribadian calon karyawan mulai dari latar belakang keluarga, kepribadian, pengalaman kerja bagi yang sudah bekerja sebelumnya, dan sebagainya. Intinya pada tes ini adalah bagaimana calon karyawan bisa “menjual diri” mereka sebaik mungkin sebagaimana tes wawancara pada umumnya. Dengan banyak latihan dan bertanya kepada yang sudah berpengalaman tentunya akan sangat membantu untuk melewati tahapan tes ini.

7. Diklat dan OJT

Diklat dan On the Job Training termasuk juga dalam tahapan seleksi karena disinilah para calon karyawan akan dinilai kinerjanya. Biasanya diklat dilaksanakan selama 3 bulan, sedangkan OJT selama 9 bulan, sehingga total waktnya adalah 12 bulan atau satu tahun. Setelah satu tahun menjalani diklat dan OJT dan dinyatakan layak menjadi pegawai PT PLN (Persero), maka anda akan menereima SK atau surat pengangkatan menjadi pegawai PT PLN (Persero). Selamat bagi anda-anda yang lulus jadi pegawai PT PLN (Persero), penulis berharap setiap orang yang membaca tulisan ini, lulus menjadi pegawai PT PLN (Persero). Dan jika ada yang berniat membagikan tulisan ini, sangat diharapkan tetap mencantumkan sumber tulisan ini. Semoga tulisan ini bisa membantu.

TERIMAKASIH